website ilmugrafis
  Home
  Tutorials
  Fonts
  Gallery
  News
  Artikel
  Store
ilmugrafis
  NAVIGASI MENU :
TUTORIAL > 3DS MAX

Modeling Pesawat Tempur 3DS MAX

Publish: 8 Agustus 2012 | Author & Copyright: Tedi Permana | FREE Proffesional tutorial 3DS MAX

Di 3DS MAX, salah satu teknik modeling yang paling mudah adalah teknik Box Modeling. Teknik ini menggunakan objek box sebagai dasarnya, kemudian di modifikasi sehingga membentuk benda yang diinginkan.

Nah, kali inipun saya akan membuat tutorial menggunakan teknik box modeling. saya akan membuat sebuah model pesawat yang sangat super duper sederhana (saking sederhananya…^_^). Kita hanya Bermain-main dengan editable Poly dan ditambah modifier list: Turbo Smooth untuk sentuhan akhirnya. Let’s begin….

- klik panel Create > Geometry > Box untuk membuat box. Atur parameter Length= 50, Width= 120 dan Height= 35.
box

- Supaya bentuknya bisa dimodifikasi, ubah box menjadi Editable Poly. Caranya, klik kanan box > Convert to > Convert to Editable Poly.
editable poly

- Sekarang, kita akan membuat sayapnya. Aktifkan modus polygon dan pilih polygon bagian kanan dan kiri objek box.  Supaya lebih paham, lihat gambar gan…
modus polygon

- Klik tombol Inset Setting. Pada jendela Inset Polygons yang muncul, atur Inset Amount= 10
inset setting

- Masih dengan posisi polygon yang terseleksi, klik tombol Bevel Setting. Atur Height= 80 dan Outline Amount= -4.
Sekarang, objek box sudah mempunyai sayap di kedua sisinya.
bevel setting

- Sekarang, kita akan membuat moncongnya. Pilih moncong….eh, polygon bagian depan, lalu klik tombol Bevel Setting. Atur height=15 dan Outline Amount=-7.
bevel setting

- Untuk bagian atas, kita akan membaginya menjadi dua polygon karena dibagian atas sini, kita akan membuat kaca dan ekor. Aktifkan modus edge lalu pilih dua edge seperti gambar. Untuk memilih dua edge, klik satu edge kemudian klik edge lainnya sambil menahan tombol Ctrl. Setelah keduanya terseleksi, klik tombol Connect Setting.
connect setting

- Nah, atur Segments=1 supaya sambungan hanya satu segmen saja. Sekarang bagian atas mempunyai dua polygon.
segments

- Kembali ke modus polygon. Seleksi polygon atas yang depan dan klik tombol Bevel Setting.
setting

-Atur nilai Height= 22, dan Outline Amount= -10
outline amount

- Sekarang, selesksi polygon bagian atas (yang belakangnya) dan klik tombol inset setting.
Atur nilai Inset Amount=10.
inset amount

- Masih dengan polygon terseleksi, klik tombol Bevel Setting dan atur nilai Height=20, dan Outline Amount=-5.
bevel

- Ok, sekarang bentuk kapal sudah mulai kelihatan. Tapi masih sangat mentah karena sudut-sudutnya belum mulus seperti pesawat asli.
sudut pesawat

- Agar bentuk kapal lebih mulus, tambahkan Modifier List: Turbo Smooth.
Klik panel Modify > Modifier List: Turbo Smooth
turbo smooth

- Bentuk pesawat akan menjadi seperti ini....
bentuk pesawat

- Sekarang, supaya pesawat lebih sangar, kita tambahkan rocket di kedua bagian bawah sayap. Untuk membuatnya, seleksi polygon pada bawah sayap memanjang seperti gambar.
tambah rocket

- Dengan Inset dan Extrude, buat agar polygon menebal dan timbul seperti gambar dibawah...
inset dan extrude

- Dengan Inset dan Extrude pula, bentuk agar bagian depan rocket seperti gambar dibawah.
inset dan extrude

- Selanjutnya, dengan tool Select and Scale, perkecil polygon hingga runcing seperti ini:
select and scale

-Sekarang, kapal pun sudah siap tempur...
kapal tempur

- Saya menambahkan jendela dibagian depan. Cara membuatnya, dengan memilih empat polygon yang menyerupai kaca pesawat dan menggunakan tombol Inset dan Extrude supaya menjorok kedalam...

-Agar pesawat lebih mulus lagi, tambahkan Modifier List: Turbo Smooth dengan iterations=2.
modifier list

- Hasilnya setelah dirender dan diberi material:
pesawat tempur
Pesawat Tempur by Tedi Permana dengan 3DS MAX

Untuk material, saya menggunakan warna dasar putih dengan specular tinggi supaya terlihat kinclong. Selain itu, pada tab maps, saya mengaktifkan ceklis diffuse color dan bump dengan gambar tembok supaya terlihat kasar dan tidak terlalu polos

Hasilnya memang sangat sederhana, tapi saya harap agan paham dengan teknik dasar dari box modeling ini. Dengan mengetahui dasar box modeling ini, agan bisa membuat model yang lebih rumit lagi sesuai kreatifitas agan masing-masing. Selamat berkarya....
Semoga Bermanfaat...

Share URL Share the URL of this Tutorial in IM, Email or post in forums

* Klik Link, copy (ctrl + c) dan paste (ctrl + v)
 

author
<> Info dan Kontak Penulis
Tedi Permana
Tentang Penulis : Mempelajari Computer Graphic secara Otodidak sejak kelas 2 SMK, dan tertarik pada 3D Moeling, Motion Graphic dan Visual Effect
Motto : Life is an Adventure

Penulis dapat dihubungi via:
Facebook: Tedy Permana
Email : Teddfire@gmail.com
Blog : jurusan-multimedia.blogspot.com


Rekomendasi ilmugrafis

3DS MAX VRAY
Jasa Desain Grafis Terpercaya
Dapatkan jasa desain grafis berkualitas dari team ilmugrafis



Supported by ilmugrafis indonesia
 
ilmugrafis.com
Copyright © 2022 ilmuGrafis
Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang
RSS 2.0 | Dmca | About Us